skip to main | skip to sidebar

TRANSLATE THIS BLOG...

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Senin, 21 Mei 2012

Kisah keislaman mantan pendeta ibu Dewi purnama wati solo part 1

Perkenalkan, saya Dra. Dewi Purnamawati, lahir di Solo tahun 1962. Tahun 1971 saya ikut ayah yg anggota AURI pindah tugas ke Pulau Lombok. Sekolah di Lombok NTB, di SD Katolik St. Antonius Ampenan, SMP Katolik Kesuma Cakranegara & di STM Negeri Mataram, lulus tahun 1981. Kuliah di IKIP Yogya lulus Tahun 1985. Tahun 1986 saya kembali ke Solo dan mengajar listrik di salah satu STM.

Pengaruh kekristenan Ibu yang Aktifis Gereja, sangat kuat. Tahun 1971 Ayah yg Islam, dikristenkan ibu bahkan berhasil dibina menjadi aktifis penginjilan (misi menyebarkan ajaran Kristen) yang militan & handal. Ayah punya talenta mampu berinteraksi dan mengusir roh kegelapan. Padahal kemampuan metafisik / paranormal yang umumnya dianggap anugrah Tuhan itu, sebenarnya dari Setan.

Saya dan 2 adik saya dididik dng taat dalam kehidupan Kristen yang fanatik. Sejak kecil sudah dicekoki doktrin-doktrin Kristen. Merendahkan & apriori terhadap Islam. Harus mampu mencitrakan bahwa Kristen adalah KASIH. Digembleng menjadi militan untuk mampu memasuki dan mempengaruhi kehidupan masyarakat Pulau Lombok yang mayoritas beragama Islam. Kami semua aktifis gereja, aktif memurtadkan muslimin.

Contoh keberhasilan didikan ibu adalah adik saya laki-laki. Sejak kira-kira Tahun 1997 ia menjadi Pendeta di daerah Cimahi setelah menamatkan S2 nya di Institut Agama Kristen TIRANUS Cimahi Bandung. Penduduk desa diajari mengelola tanaman hidrophonik sampai memasarkannya. Melalui rehabilitasi kecanduan narkoba, remaja-remaja muslim diterapi kecanduannya. Lewat Biro Konsultasi, orang-orang bermasalah dicarikan solusi. Tetapi semua tadi hanya kedok & sarana untuk memurtadkan muslim, menerima Yesus sebagai tuhan.

Adik saya perempuan, aktifis penginjilan di Madura. Kadang kalau malam minggu dia mengamati kiai yang menyeberang ke Surabaya. Ada yang pakaian kiainya ditanggalkan, ganti pakai celana jeans & T. Shirt. Lalu asyik dalam dunia hiburan. Ini celah memurtadkan kiai ! Apalagi kalau jembatan Suramadu sudah jadi.

Saya sendiri sejak kecil sudah mampu memurtadkan teman-teman Islam saya. Mereka saya ajak Sekolah Minggu. Iming-imingnya roti, sepatu , tas , buku dsb. Akhirnya mereka dibaptis bersama-sama dng saya. Herannya para orang tua mereka tidak risau sama sekali, menganggap tidak ada masalah. Mereka tidak paham kalau anak-anaknya tergiring ke neraka.

Menikah tahun 1986 dng aktifis HMI sekaligus pengurus pengajian yang berhasil saya kristenkan. Kami punya anak tahun 1987.

Meskipun Kristen mengajarkan “Apa yang telah dipersatukan Tuhan tidak boleh diceraikan manusia.” tetapi Pendeta mengijinkan kami bercerai pada tahun 1992. Pendeta tidak punya solusi mengatasai keruwetan rumah tangga kami. Sejak itu banyak kasus gugatan perceraian keluarga kristen akhirnya diijinkan oleh pendeta. Daripada memaksakan utuhnya rumah tangga tetapi suasananya seperti dalam neraka.

Sejak itu anak saya diasuh orangtua saya di Lombok. Ia dididik menjadi seorang kristen yang militant & misionaris. Memanfaatkan talenta & pesonanya dia berhasil memurtadkan beberapa teman Islamnya. Lewat bermusik, ia tak segan menyanyikan lagu-lagu religi Islami tetapi saat natal, gantian teman-teman muslimnya ia ajak ikut main musik di gereja sambil mempromosikan kehidupan gereja yang lebih enjoy sesuai nafsu & selera anak muda. Pelan tapi pasti merekapun murtad masuk Kristen. Kuliahnya di Universitas Kristen di Jogya jurusan Pastoral Konseling, kalau lulus jadi Pendeta ! Juli 2007 saat kami dakwah ke Lombok, anak saya baru saja membagi-bagikan jilbab milik pacar-pacar muslimahnya yang berhasil ia kristenkan.

Sebenarnya sejak kecil saya sudah meragukan ajaran Kristen. Saya sering berpikir, kenapa banyak sekali kejanggalan, hal tak nalar & kisah-kisah amoral. Setiap kali bertanya guru agama, frater, pendeta, pastur bahkan pakar theologiapun jawabnya Ya & Amin, tidak boleh tanya. Atau muter-muter mengalihkan perhatian. Dihukum guru & orang tua karena nekad bertanya adalah biasa ! Geli juga kalau ditengking (spt diruqyah) pendeta karena dianggap kemasukan roh kegelapan.

Namun meski ragu, saya tetap mencoba setia dng kekristenan saya. Tetap melakukan kegiatan gereja walau kegalauan kian membengkak menyiksa nurani. Pindah ke Islam ? wow…sorry ! secuilpun tak ada minat. Sama sekali !… kalau benci.., memandang rendah…, Ya ! Kamipun sering melecehkan Islam.

Opini & persepsi negatif tentang Islam terlanjur mencengkeram erat didalam benak kami. Bahwa Islam itu agamanya orang bodoh, melarat, pemalas, biang kerok segala kerusuhan dan kekerasan. Kebetulan kondisi umat Islam yang kami lihat di Lombok mendukung image negatif tersebut.

Namun yang namanya hidayah Allah, tidak seorangpun mampu menolaknya. “Jika Buku Pedoman sudah benar, baik dan sempurna maka tidak perlu direvisi”. Jika memang Bible/Alkitab/Injil sudah tuntas sempurna, kenapa Tuhan masih perlu menurunkan Al Qur’an ? Fakta itu mengusik logika saya. Menggoyahkan iman kristen saya.

Benarkah Bible/Alkitab itu kitab suci? wahyu Tuhan? Kenapa nabi Nuh dikisahkan mabuk anggur lalu telanjang? Nabi Luth diminumi anggur lalu ditiduri 2 putrinya bergantian dua malam berturut-turut? Kenapa mengumbar kisah super porno super cabul sangat vulgar? Persundalan, zina kakak dng adik, ibu dng anak,bapak dng putrinya, mertua dng menantunya, lesbian (sex sesama perempuan), onanipun ada. Iman atau syahwat kita kah yang menggelegak setelah membaca petualangan sex super dahsyat dari kakak beradik Ohola Oholiba di kitab suci Yehezkiel ?

Alkitab melarang minum anggur & mabuk, kenapa Yesus justru mengubah 6 drum air jadi minuman anggur untuk dihidangkan di pesta nikah? Kenapa minuman haram ini dijadikan lambang darah Yesus yang kudus dalam perjamuan kudus di gereja? Pernah ketika perjamuan kudus satu piala anggur yg mestinya diminum bergiliran, dihabiskan seorang diri & langsung mabuk. Berarti darah Yesus memabukkan ya ?

Kenapa Allah kalah bergelut dng manusia ? Kenapa Tuhan menyesal & keliru membuat kebijakan? Kenapa Allah dimuliakan dng dusta? Kenapa laba & upah sundal kudus bagi Tuhan? Kenapa Tuhan berhenti bekerja & perlu istirahat? Apakah Tuhan kelelahan ? Kenapa manusia bisa melahirkan Tuhan? Disaat Yesus ada di dunia, Allah ada di Surga. Ada Yesus duduk disebelah kanan Allah. Jelas kan Yesus & Allah itu 2 oknum berlainan & terpisah? Kenapa dipaksakan bahwa Yesus itu Allah? Yesus makan minum & tentunya buang hajat yang pasti najis ? Layakkah kalau Tuhan Maha Suci mengandung najis?

Yesus mengaku diutus, Allahlah yang mengutus. Yesus mengakui tidak dapat berbuat apa-apa dari dirinya sendiri, sedangkan Allah Maha Kuasa. Yesus hanya melaksanakan kehendak Bapa, tetapi Allah Maha Berkehendak. Yesus pun berdoa & Allahlah Yang Mengabulkan Doa. Yesus menolak dikatakan baik, Allahlah Yang Maha Baik. Yesus menyerahkan nyawa kepada Allah. Bukankan level / derajat Yesus jauh dibawah Allah? Kenapa Yesus disamakan dng Allah? Mungkinkah Utusan=Pengutus? Lemah=Maha_Kuasa? Pelaksana=Pengaturnya? Pemohon= Pemberi ? Menyerahkan=Menerima? Kalau Yesus memang Tuhan kenapa Nabi-nabi & orang saleh Adam, Nuh, Ibrahim, Ishak, Ismail, Daud, Salomo, Musa, Zakaria, Maria, tidak ada ceritanya menyembah Yesus ?

Kalau Yesus=Tuhan=Allah & Yesus mati disalib lalu dimana sifat Maha Hidup, Kekal, Tidak Berawal Tidak Berakhir & Maha Kuasa_Nya ? Siapa yang kuasa mematikan Tuhan? Lalu saat Tuhan mati yang mengatur alam semesta ini siapa ? yang menjawab doa siapa ? Yang menggantikan/ mengambil peran Tuhan siapa? Ataukan ada Tuhan lain yang mengendalikan alam semesta seisinya ?

Kenapa Tuhan punya silsilah bahkan ada 2 versi yg sangat berbeda ( versi Matius & Lukas )? Berarti Tuhan punya bapak, kakek, buyut, nenek moyang? Kenapa dalam daftar silsilah Tuhan Yesus ada Yehuda yang bersundal dng Tamar menantunya ? Lalu menurunkan Daud yang mengintip & menzinahi Betsyeba istri Uria prajuritnya bahkan merancang terbunuhnya Uria ? Daud & Betsyeba menurunkan Salomo yang beristri 700 bergundik 300. Salomo lebih mencintai istri-istrinya daripada Tuhan. Salomo juga menyembah berhala. Apakah Logis Tuhan Maha Suci, Maha Mulia adalah keturunan orang-orang pezina, amoral & musyrik ? Ajaibnya lagi, tuhan Yesus itu keturunan Salomo sekaligus keturunan Natan kakak kandung Salomo. Nalar nggak ? Apakah iman itu harus memperkosa akal ?

TAUHID adalah menyembah hanya kepada Allah Yang Esa. Yesus & para Nabi mengajarkan Tauhid. Ayat-ayat Tauhid bertebaran didalam Alkitab, baik di Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru. Tetapi Paulus mengajarkan penuhanan Yesus, menyembah Trinitas. Yesus mempertahankan Taurat tetapi Paulus mencampakkan Taurat. Kenapa lebih mengikuti Paulus daripada Yesus yang mereka pertuhankan ? Berarti lebih tuhan Paulus daripada Yesus ?

Bani Israel terdiri dari 12 suku. Yesus diutus Allah hanya untuk Bani Israel, melarang murid-muridnya menyebarkan Injil keluar dari Bani Israel & kelak menghakimi 12 Suku Bani Israel. Kenapa para misionaris berdalih melaksanakan amanat agung, mengkristenkan seluruh bangsa baik jawa, cina, batak dsb? Apakah mereka itu Bani Israel? Kalau ”YA”, mereka termasuk suku Bani Israel yang mana? Kenapa menuhankan Yesus tapi menentang ajarannya ?

Seabreg kenapa, seabreg kemusykilan, seabreg kontradiksi, seabreg amoralitas didalam Bible semakin membuatku bimbang. Saya jadi malas dan enggan ke gereja, enggan membuka Bible apalagi sudah direvisi Al Qur’an.


PERHATIAN...ARTIKEL dalam blog ini boleh di copy dan silahkan antum Share
dan Bagikan kepada teman-teman antum untuk dakwah dan perang melawan
media-media sekuler...! JAZAKUMULLOHU KHOIRON KATSIRON..."

Related Post:

0 komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan jejak anda di sini....

Berita Umat Islam yg JUJUR dan TERPERCAYA...