skip to main | skip to sidebar

TRANSLATE THIS BLOG...

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Minggu, 09 Desember 2012

Muhaimin Iskandar sebut Rohis radikal dan culun-culun..

-(muttaqien post) muhaimin iskandar sebut rohis culun dan radikal Pelajar lebih memilih berjuang untuk meninggikan Islam lewat Rohis, muhaimin iskandar menyebut rohis radikal dan culun. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengaku khawatir dengan kondisi pemuda saat ini, yang mungkin sudah melupakan Nahdlatul Ulama (NU) dan beralih mengenal institusi keagamaan lain yang ia stigma dengan negatif.

"Siswa-siswi SMA kita kini tidak kenal NU, kenalnya Rohis, yang hasilnya radikal dan culun-culun itu. Oleh karena itu mari kita benahi pendidikan, modalnya adalah percaya diri. Kalau tidak percaya diri jangan pernah ngaku jadi anak buah KH. Hasyim Ashari dan Gus Dur yang kokoh dan berani," kata Muhaimin saat ditemui di Kongres Pelajar NU, Asrama Haji Palembang, beberapa waktu lalu, Minggu (2/12/2012) seperti dilansir okezone.

Cak Imin, sapaan Muhaimin, mengatakan, tak hanya masyarakat kota, di kampung yang jauh juga mulai melupakan keberadaan NU. "Terakhir, kita belum merajut komunikasi yang efektif, saya khawatir di kota besar dan kampung, jangan-jangan orang tak kenal NU," sambungnya.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu, mengaku pernah memiliki pengalaman saat ia ke Bandung, Jawa Barat. Di Bandung, masyarakat sudah melupakan lambang NU. "Saat buat acara ada pemasangan bendera NU se-Kabupaten Bandung. Saya suruh survei apakah masyarakat kenal bendera itu, jawabannya sebagian warga kota besar sudah melupakan NU malah dibilang ini partai baru ya? Astagfirullah," tegasnya.

Oleh karena itu, Cak Imin berharap Kongres Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) XVII dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) XVI bisa menjadi tonggak kebangkitan Indonesia. "Saran saya semoga bisa mengembalikan peran NU dalam berbangsa dan bernegara," terangnya.

Cak Imin menambahkan, kader NU yang ada di IPNU dan IPPNU harus aktif dan kritis dalam memajukan bangsa Indonesia. "Kita jangan menonton saja, kita harus merebut dan bisa mengelola bangsa ini. Semoga kader-kader NU jadi ujung tombak negara ini," pungkasnya. (bilal/ar)

PERHATIAN...ARTIKEL dalam blog ini boleh di copy dan silahkan antum Share
dan Bagikan kepada teman-teman antum untuk dakwah dan perang melawan
media-media sekuler...! JAZAKUMULLOHU KHOIRON KATSIRON..."

Related Post:

4 komentar:

  1. Hm.. Jgn"org ini yg tak kenal rohis.

  2. Kerohanian Islam perlu memandang NU sebagai cikal bakal organisasi Islam di banyak daerah di Indonesia, komentar juga ya ke blog saya myfamilylifestyle.blogspot.com

  3. maju rohis ! muhaimin mundur

  4. Mau itu silakan mau ini ya monggo... kebenaran yg haqiqi hanya milik ALLOH SWT, kemampuan manusia menangkap ilmu memang tidak sama. Yang Bodoh sok pinter ya banyak , sebaliknya yg apinter sok ngebodohin ya akeh. yg betul2 bodoh malah kadang selamat... karena tawadhuk pada kyainya. wis rasah eker2an. YG PALING PENTING GIMANA MNJAGA UKHUWAH ISLAMIYAH. BIAR KAUM NON iSLAM TIDAK keplok-keplok BRO !!!!

Posting Komentar

Tinggalkan jejak anda di sini....

Berita Umat Islam yg JUJUR dan TERPERCAYA...